Buka Peluang Pasar Lebih Luas, TEP IPB dan Muhammadiyah Siapkan Strategi Digital Tebar Kurban di Merauke


Merauke, 15 Oktober 2026 — Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Tim 16 Peternakan IPB menyelenggarakan pelatihan digital marketing bersama kader Muhammadiyah sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan dan mengembangkan program Tebar Kurban. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan penjualan sapi di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, melalui pemanfaatan teknologi digital dan strategi pemasaran yang lebih luas.
Program Tebar Kurban merupakan salah satu luaran program TEP Tim 16 Peternakan IPB yang dirancang untuk membuka peluang pemasaran ternak sapi sekaligus memperkuat potensi usaha peternakan masyarakat setempat. Melalui kolaborasi dengan Muhammadiyah, program ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak calon pekurban, memperluas jaringan pemasaran, serta meningkatkan nilai ekonomi peternakan di wilayah Merauke.
Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Merauke, Drs. H. Jayadi, M.T., yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan digital marketing tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman baru bagi Muhammadiyah karena pelatihan serupa belum pernah dilaksanakan sebelumnya. Menurutnya, pelatihan ini merupakan langkah penting untuk mempersiapkan program Tebar Kurban yang akan dikembangkan melalui kolaborasi antara Muhammadiyah dan TEP Tim 16 Peternakan IPB.
Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan baru bagi para kader Muhammadiyah, khususnya dalam memanfaatkan media digital untuk mendukung promosi dan pemasaran program Tebar Kurban.
Sementara itu, Koordinator Lapangan TEP Tim 16 Peternakan IPB, Yoga Febi Yando, S.Tr.Pt., menjelaskan bahwa pelatihan tersebut telah dipersiapkan sejak jauh-jauh hari sebagai bagian dari rangkaian persiapan pengembangan bisnis Tebar Kurban. Menurutnya, kemampuan digital marketing menjadi salah satu aspek penting untuk menunjang keberhasilan program, terutama dalam memperkenalkan produk ternak, membangun kepercayaan calon pembeli, dan memperluas jangkauan pemasaran.
Ia juga berharap program yang dikembangkan melalui kolaborasi ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan, baik bagi kader Muhammadiyah maupun para peternak di Merauke. Dengan dukungan strategi pemasaran digital yang tepat, potensi peternakan lokal diharapkan semakin dikenal dan memiliki peluang pasar yang lebih besar.
Dalam kegiatan tersebut, TEP Tim 16 Peternakan IPB menghadirkan Rizki Adi Saputra, S.Pt., CDE., seorang Social Media Specialist dan konten kreator, sebagai narasumber. Ia menyampaikan materi mengenai pentingnya digital marketing dalam pengembangan usaha, manfaat pemasaran digital bagi perluasan pasar, serta strategi membangun promosi yang efektif melalui media sosial.
Peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai teknik pembuatan konten yang menarik, mulai dari menentukan ide konten, menyusun pesan promosi, hingga mengoptimalkan tampilan visual agar informasi lebih mudah dipahami dan menarik perhatian audiens. Materi disampaikan secara praktis agar dapat diterapkan langsung dalam kegiatan pemasaran program Tebar Kurban.
Tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi praktik pembuatan pamflet promosi dan konten digital. Melalui sesi tersebut, peserta berkesempatan mengembangkan kreativitas serta mempraktikkan cara menyusun materi promosi yang informatif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan pemasaran. Praktik ini diharapkan menjadi bekal bagi kader Muhammadiyah dalam mempromosikan program Tebar Kurban secara mandiri melalui berbagai platform digital.
Pelatihan ini menjadi salah satu langkah awal untuk membangun sistem pemasaran program Tebar Kurban yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Pemanfaatan media sosial dan konten digital diharapkan dapat membantu mempertemukan potensi peternak sapi di Merauke dengan kebutuhan masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah kurban.
Melalui sinergi antara TEP Tim 16 Peternakan IPB dan Muhammadiyah, program Tebar Kurban tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan penjualan sapi, tetapi juga menjadi upaya membangun ekosistem pemasaran ternak yang lebih terorganisasi dan berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi peternak lokal melalui perluasan akses pasar, peningkatan peluang usaha, serta penguatan pemanfaatan teknologi digital dalam sektor peternakan.
Ke depan, TEP Tim 16 Peternakan IPB berharap keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan ini dapat diterapkan secara nyata dalam pengembangan program Tebar Kurban, sehingga kolaborasi yang terbangun mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi Muhammadiyah, peternak, dan masyarakat di Kabupaten Merauke, Papua Selatan.
Sumber: TEP Tim 16 Peternakan IPB
Komentar
Tinggalkan komentar Anda
Komentar akan ditinjau terlebih dahulu sebelum ditampilkan.