Kabupaten Merauke, Papua Selatan
Pojok Merauke

Gaya Berbicara atau Dialek Orang di Papua

WWebsite Admin
383,634 views
3 menit baca
Gaya Berbicara atau Dialek Orang di Papua
Bagikan:
Gaya Berbicara atau Dialek Orang di Papua

Cara atau gaya berbicara (Dialek) orang di Papua, lafal serta intonasinya sangat khas. Kebanyakan dialek Papua itu disingkat-singkat seperti Saya = Sa, Kamu = Ko, Pergi = Pi, dan lain-lain.

Untuk menggunakan dialek Papua yang harus diingat adalah:

  • Kata ganti kepunyaan selalu terpisah dengan Subjek dan selalu Subjek yg diucapkan terlebih dahulu sebelum kata ganti kepunyaan.
    Contoh: "Ini rumahku = Ini sa pu rumah.", "Istrimu cantik sekali = ko pu maitua cantik skali."
  • Untuk kata kerja (Predikat) tidak banyak perbedaan . . Biasanya ada kalimat yg pengucapannya "Subjek" dulu, lalu "predikat".
    Contoh: "Kata siapa saya kesana? = Siapa yg bilang sa kesana?".
    Tapi pada umumnya kata kerja (predikat) masih sama seperti bahasa Indonesia baku (EYD).
  • Kata "sudah" biasanya digunakan untuk kata ganti "lah" pada akhir kalimat dan tidak sambung dengan kata kerjanya.
    Contoh: "Makanlah sedikit biar tidak sakit perut = makan sudah sedikit biar tra sakit perut." "Tidurlah, jangan terlalu banyak begadang = Tidur sudah, jang terlalu banyak tahan mata."
  • Kata / Imbuhan "e" / "eh" biasa digunakan untuk kata ganti "Yah" di akhir kalimat.
    Contoh:"Aku koq makin gendut yah. . ? = Sa macam tambah gode eh. .", "Kalo udah mau berangkat, kabarin aku yah. . = Kalo su mo jalan, kas tau sa ee . ."
  • Kata "Mo" selain berarti "Mau", biasa juga digunakan pada akhir atau pertengahan kalimat sebagai penegas kalimat.
    Contoh:"Ah, aku tadi lihat koq kamu sama dia jalan. = Ah, sa tadi ada lihat mo ko sma dia jalan", "Kalian berdualah yang kesana. . = Kam dua sudah mo yang kesana. .", "Ah kata siapa? tadi aku ga kesana koq = Ah siapa yg bilang? tadi sa tra kesana moo. ."
  • Kata "To" / "Toh" juga biasa digunakan sebagai penegas kalimat. Dan biasa digunakan di akhir atau tengah kalimat tanya.
    Contoh: "Aku bilang juga apa. .? Makanya jangan bandel! = Sa su bilang toh?? Makanya jang kapala batu!", "Ya kamulah. . Masa saya yg kesana? = Yo koi too. . Masa sa yg kesana?", "Tadi kalian berdua kan yg masak? = Tadi kam dua to yg masak?"
  • Kata "Kah" selain sebagai kata tanya, juga sering digunakan untuk pelengkap suatu kalimat.
    Contoh: "Eh, kalo kamu gajian, aku jg ditraktir dong. . = Eh, kalo ko gajian, traktir sa jg kaah. .", "Sayang, jangan marah2 dong. . nanti cepat tua loh. . = Sayang, ko jang marah2 kaahh. . nanti ko cepat tua. ." 
  • Kata "Baru" dalam dialek Papua juga punya fungsi sebagai pelengkap atau penegas kalimat.
    Contoh: "Kamu kan udah makan. . = Ko su makan baru. .", "Kamu anak cowok, kenapa pake rok? = Ko anak laki2 baru, kenapa pake rok?"

 

sumber:kaskus.us

Terakhir diperbarui:

Komentar

Tinggalkan komentar Anda

Komentar akan ditinjau terlebih dahulu sebelum ditampilkan.

Komentar (0)

Memuat...