Kabupaten Merauke, Papua Selatan
Berita

Bulog Merauke Kirim Beras 2.000 Ton ke Sorong

AAdmin Portal
3,409 views
2 menit baca
Bagikan:
Bulog Merauke Kirim Beras 2.000 Ton ke Sorong

Merauke, InfoPublik - Bulog Merauke sudah mengirim  beras hasil produksi petani di Merauke sebanyak 2.000 ton ke Sorong.  Kepala Bulog Devri Sub Merauke Zulkarnain  Nurdin, saat berada di Bandara Mopah Merauke mengungkapkan, pengiriman beras ke Sorong ini dilakukan sejak 6 Juni lalu dengan kapal.

“Selain merupakan permintaan, juga sudah kita  rencanakan bahwa beras produksi Merauke harus dikirim ke daerah-daerah di Papua,” kata  Zulkarnain, Sabtu (13/6). 

Menurut  dia, setelah Sorong  tersebut pengiriman akan dilakukan ke Timika, lalu ke Manokwari, Fak-Fak dan kembali ke Sorong. Selanjutnya Biak dan Jayapura. 

Zulkarnain mengaku, sampai saat ini  hasil panen petani  Merauke yang sudah  di serap Bulog Merauke sebanyak 9.500 ton  dan saat ini penyerapan masih terus dilakukan sebanyak-banyaknya dari  para petani.

Hanya saja diakui, keterbatasan gudang yang dimiliki menjadi salah satu  kendala yang dihadapi, sehingga terpaksa pihaknya harus meminjam dan menyewa gudang  swasta untuk menyimpan beras hasil serapan tersebut. 

Sementara pengiriman beras 5.000 ton tahap pertama ke Jayapura untuk memenuhi permintaan Pemerintah Provinsi Papua,  Zulkarnain mengaku sampai saat ini pihaknya masih melakukan nego terkait masalah tarif  pengiriman.

Sebab, tarif biaya pengiriman beras ke Jayapura atau Biak  tersebut lebih besar dibanding  jika pengiriman beras dilakukan dari Surabaya atau Makassar ke Jayapura. 

Jika dari Merauke ke Jayapura, biaya   pengirimannya sebesar Rp1.800/kg sedangkan jika dari Surabaya atau Makassar ke Jayapura hanya Rp800/kg. 

Besarnya perbedaan biaya pengiriman ini, karena beras  yang akan dikirim ke Jayapura  atau Biak tersebut harus lewat Surabaya  atau Makassar terlebih dahulu kemudian  di sana  dilakukan pembongkaran, dan selanjutnya baru diangkut ke atas kapal yang  akan menuju Jayapura atau Biak. 

Sampai saat ini, kapal yang keliling  Papua dari Merauke sampai Jayapura  belum ada. Otomatis kita harus ke  Surabaya atau Makassar dulu. Di sana dibongkar  lalu dinaikan ke atas kapal yang akan menuju  ke Jayapura atau Biak.

“Ya, mudah-mudahan kedepan,  Pemerintah  Daerah Provinsi Papua bisa  pengadaan sebuah kapal yang bisa keliling, sehingga biaya  kirim bisa murah,’’ tambahnya. (02/mcmerauke/toeb)

Terakhir diperbarui: