Kabupaten Merauke, Papua Selatan
Berita

Bupati Merauke Buka Festival Ndambu Di Distrik Kimaam

AAdmin Portal
4,147 views
2 menit baca
Bagikan:
Bupati Merauke Buka Festival Ndambu Di Distrik Kimaam

Merauke, InfoPublik - Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT  membuka secara resmi Festival Ndambu yang berlangsung di Lapangan Maskura, Distrik Kimaam-Merauke, Papua, Kamis (20/8) malam. 

Dibawah sorotan tema, Budayaku Martabatku,  Bupati  Romanus Mbaraka saat membuka kegiatan itu menegaskan, Ndambu  memiliki nilai kerja keras dan sejalan dengan  program kerja Presiden Jokowi “Ayo Kerja”, karena miliki  nilai kerja keras itu maka tak  heran setiap  orang Kimaam wajib punya kebun  di belakang rumah. 

‘’Kalau orang Kimaam sama dengan orang Jawa dimana di setiap  belakang rumahnya pasti punya kebun,’’ kata Bupati Romanus Mbaraka, MT, ketika membuka kegiatan itu yang disiarkan secara langsung   RRI Merauke.

Menurut Bupati Romanus, nilai kerja keras  orang Kimaam ini harus terus dilestarikan dan dikembangkan  lewat anak Festival  Ndambu sehingga anak  cucu mendatang tidak kehilangan akar budayanya.  

Selain itu, lewat Ndambu, orang Kimaam tidak akan kelaparan  tapi menghasilkan sesuatu melalui hasil kerja kerasnya sendiri. Bupati Romanus Mbaraka mencontohkan dirinya, meski  menjadi orang  nomor satu di Merauke namun ia tetap memiliki kebun yang ia garap dan dari dalamnya menghasilkan  untuk hidup. 

‘’Jika semua  orang Kimaam mengangkat Ndambu maka tidak ada orang Kimaam yang akan kelaparan. Itulah Ndambu. Sebab,  Ndambu selain buat orang tidak kelaparan, Ndambu  bikin orang jago. Angkat harkat  dan martabat. Orang Kimaam harus menjadi orang hebat,’’ katanya.

Karena itu, melalui   Festival Ndambu tersebut,  Bupati  Romanus mempersilakan untuk semua nilai budaya yang ada diangkat dengan tidak meninggalkan keasliannya.

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Asisten III Setda Kabupaten Merauke Urbanus Kaize,  S.IP,  menjelaskan,  Festival Ndambu ini  digelar untuk mengangkat Budaya orang Kimaam yang hampir punah seiring dengan perkembangan jaman. Ndambu   kata dia merupakan salah satu budaya yang memberi warna budaya suku-suku di Tanah Papua.

Agar Budaya Ndambu tersebut tidak hilang dengan perkembangan jamannya, maka  masyarakat didukung Pemerintahan Kabupaten Merauke dibawah kepemimpinan Bupati Romanus Mbaraka, untuk ketiga kalinya secara berturut-turut menggelar    Festival Ndambu ini. 

Urbanus Kaize menambahkan,  festival yang akan berlangsung sampai 23 Agustus ini diikuti sekitar  8.000 orang dari kampung-kampung yang ada di 4 distrik yakni Kimaam, Waan, Tabonji dan Ilwayab dengan berbagai mata lomba.

Di antaranya penilaian  hasil kebun antar kampung, lomba  perahu sambil berdiri dengan satu kaki, lomba tangkap kepiting, lomba pangkur sagu, lomba pahat perahu dan sebagainya.    Pembukaan festival ini dihadiri Danrem 174/ATW Brigjen TNI Supartodi dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopindah) Kabupaten Merauke.(02/mcmerauke/toeb)

Terakhir diperbarui: