Kabupaten Merauke, Papua Selatan
Berita

Evaluasi Penyemprotan Disinfektan Dihentikan Sementara

AAdmin Portal
675 views
2 menit baca
Evaluasi Penyemprotan Disinfektan Dihentikan Sementara
Bagikan:
Evaluasi Penyemprotan Disinfektan Dihentikan Sementara

https://portal.merauke.go.id/files/SEKDAjpeg.jpg

Setelah  melakukan  penyemprotan  disinfentan selama 1 minggu di tempat-tempat umum, kemarin Tim Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan  Covid-19 melakukan evaluasi. Evaluasi yang dilakukan ini membuat penyemprotan disinfektan ditiadakan.

‘’Hari ini, untuk kegiatan penyemprotan  disinfektan kita tidak laksanakan karena kita akan melakukan evaluasi atas kegiatan  yang sudah kita laksanakan selama 1 minggu ini. Silakan kepada teman-teman relawan semua untuk  hari ini istirahat dan besok baru kita datang lagi apakah penyemprotan disinfektan kita lanjutkan atau  seperti apa. Tergantung dari hasil evaluasi kita hari ini,’’ jelas Ketua Tim Gugus Gugus Tugas Percepatan Penanganan  Covid-19 Kabupaten Merauke Drs Daniel Pauta, kemarin.

Pauta menjelaskan, selama 1 minggu tersebut telah dilakukan  penyemprotan disinfektan di lebih 100 tempat umum baik pelabuhan, bandara, pasar, sekolah, fasilitas kesehatan, rumah ibadah, jalan protokol dan tempat-tempat umum lainnya. Selain penyemprotan yang dilakukan di Kota tersebut, Sekda Pauta mengungkapkan penyemprotan yang sama dilakukan di kampung-kampung dan distrik.

‘’Lebih baik kita melakukan pencegahan dari pada pengobatan,’’ terangnya.

Sekda mengungkapkan masyarakat di minta untuk tinggal di dalam rumah. Namun jika ada yang sifatnya penting maka tidak dilarang keluar rumah.

Namun  jika urusan penting tersebut sudah dilakukan maka diharapkan segera kembali ker rumah. Sementara untuk kegiatan toko atau swalayan, jelas Sekda Pauta bahwa mereka diberikan kesempatan untuk buka dari pukul 06.00 pagi sampai pukul 18.00 sore. Setelah itu, maka toko atau swalayan ditutup.

‘’Kalau pengunjung ramai, maka diharapkan ada antrian untuk masuk. Jangan sekaligus masuk sehingga  terjadi antrian. Perlu diatur sedemikian rumah,’’ tandasnya.

Sekda Pauta menyampaian syukur dari 3 pasien yang dinyatakan positif sebelumnya sekarang tinggal 2 orang.

‘’Ini pertanda kabar baik. Mudah-mudahan  mereka yang sudah dinyatakan positif segera sembuh dan yang dalam status PDP hasilnya negatif,’’ pungkasnya.

Sumber : Mc Kab. Merauke

Terakhir diperbarui: