Kabupaten Merauke, Papua Selatan
Berita

Kementerian Perindustrian Berikan Pelatihan Bengkel Motor Di Merauke

AAdmin Portal
3,207 views
3 menit baca
Bagikan:
Kementerian Perindustrian Berikan Pelatihan Bengkel Motor Di Merauke

Merauke, InfoPublik - Direktorat Industri Kecil dan Menengah (IKM)  Kementerian Perindustrian RI  pada tahun anggaran 2015 ini memberikan pelatihan sekaligus  peralatan bengkel bagi empat kelompok usaha yang ada di Merauke. Setiap kelompok yang beranggotakan lima orang tersebut dilatih selama  lima hari mulai, Selasa, (7/4) .

M. Zainuddin, ST,  dari   Lembaga Pendidikan Nokin Traineng Center yang menjadi mitra Dirjen IKM selama ini menjelaskan, bantuan  yang diberikan oleh Kementrian ini berupa satu paket peralatan perbengkelan sepeda motor  mulai dari kunci biasa sampai special yang nilainya berkisar  Rp 30-an juta setiap kelompok. ‘’Jadi  peralatan bengkel  untuk sepeda motor mulai dari sepeda motor karbulator, injeksi  sampai motor metic,’’ katanya.

Hal itu termasuk yang diberikan adalah compressor atau pompa angin  mesin merk Honda dengan harga skeitar Rp 6 juta/unit. ‘’Untuk pengawasannya diharapkan dari Pemerintah daerah langsung  sehingga paket  perbengkelan yang diberikan pemerintah ini  benar-benar dapat dimanfaatkan,’’ harapnya.

Ahmad Rifai, Ketua Kelompok Almarkas, salah satu dari  empat kelompok yang menerima bantuan tersebut mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah yang memberikan perhatian  kepada pemuda khususnya kepada pihaknya yang tergabung dalam empat kelompok  yang memperoleh bantuan tersebut. ‘’Jarang-jarang kita  sudah diberi pelatihan, mendapatkan bantuan lagi,’’ ujarnya.

Menurutnya,  bantuan yang diberikan ini akan menjadi motivasi sekaligus peluang bagi pihaknya  untuk membuka usaha baru di Merauke. ‘’Dari hasil survey yang  kami sudah lakukan, kami akan buka bengkel di SP 9 Tanah Miring. Mudah-mudahan   di sana nanti usaha  ini dapat berkembang dengan baik,’’ jelasnya.

Kelompok tetap solid dan tidak cepat bubar seperti yang terjadi selama ini, Ahmad Rifai mengaku  dalam hal manajemen pihaknya akan selalu terbuka dalam hal pengelolaan pendapatan. ‘’Karena biasanya yang menjadi masalah itu   menyangkut keuangan,’’ tuturnya.

Staf Ahli Bupati bidang Keuangan Tangke Mangi, SE mewakili Bupati mengungkapkan pelatihan yang diberikan ini sangat strategis dalam rangka menyiapkan sumber  daya manusia  untuk membuka peluang dan kesempatan kerja sekaligus diharapkan dapat membuka wira usaha baru.

‘’Pemerintah melalui Kementrian Perindustrian sudah memberikan perhatian yang sangat besar. kami harapkan kepada empat kelompok yang menerima  pelatihan dan bantuan  peralatan bengkel ini  untuk memanfaatkan  dengan baik,’’ harapnya.

Direktur IKM  Wilayah II Ditjen Perindustrian IKM Kementrian Perindustrian Ir. Endang Suwartini, M.Sc,  mengharapkan kepada peserta yang akan membuka usaha  perbengkelan dengan peralatan yang diberikan tersebut untuk menanamkan kepercayana kepada  setiap pelanggan.

‘’Usaha perbengkelan  ini adalah bisnis kepercayaan. Kalau  kita dipercaya, maka pelanggan  tidak akan kabur atau kemana-mana tapi pasti akan kembali. Ini yang harus ditanamkan,’’tuturnya. 

Menurutnya, suatu saat perbengkelan tersebut akan disertifikasi. Sertifikasi ini sekaligus  sebagai sarana promosi. ‘’Kalau sudah tersertifikasi berarti sudah dipercaya dan itu sekaligus sebagai promosi kepada masyarakat,’’ jelasnya. Ia mengharapkan , dari empat kelompok  bengkel yang dibentuk ini suatu saat bisa  membentuk satu koperasi sehingga melalui koperasi itu dapat mengajukan kredit untuk permodalan dalam mengembangkan usaha. (02/MCMerauke/Eyv)

Terakhir diperbarui: