Kabupaten Merauke, Papua Selatan
Pojok Merauke

Kepala Distrik Kimaam Dikukuhkan Sebagai Anak Adat Kimakhima

AAdmin Portal
4,196 views
2 menit baca
Bagikan:
Kepala Distrik Kimaam Dikukuhkan Sebagai Anak Adat Kimakhima

Merauke, InfoPublik – Kepala Distrik Kimaam Dominggus Benamen yang dilantik oleh Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT belum lama ini di  Swiss Belhotel bersama ratusan pejabat lainnya, akhirnya dikukuhkan sebagai anak adat Kimakhima oleh masyarakat  Kimaam, berlangsung di Kampung Kimaam, Senin (29/6).   Pengukuhan Kadistrik Kimaam sebagai anak adat dilakukan  di depan Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT, Ketua DPRD Merauke Kanisia Mekiuw, SH dan Sekda Merauke  Drs Daniel Pauta.

Bonafasius Kiwe, salah satu  tua-tua adat yang melakukan pengukuhan  ini mengungkapkan, pengukuhan ini dilakukan agar orang yang dipercayakan sebagai kepala distrik Kimaam benar-benar mau melayani  dengan hati untuk orang Kimaam. Karena selama ini,   orang yang ditempatkan  di Kimaam  sebagai kepala distrik jarang berada di tempat.

‘’Kami  tidak ingin orang yang hanya nama. Tapi tinggalnya di Kota bukan di Kimaam. Kami ingin  orang yang benar-benar yang tinggal di Kimaam,’’ katanya.    

Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT  mengaku dapat memahi para kepala distrik tidak betah tinggal di tempat tugas. Padahal, sekarang ini  semuanya  sudah tersedia  sama seoerti di Kota Merauke.  Seperti mobil operasional distrik sudah ada, jalan aspal  ada,  telpon sama dengan Merauke, lampu  listrik ada.   Pesawat dan kapal lancar. Jalan darat terhubung.

‘’Apa yang kurang di Kimaam. Semua ada tapi mengapa aparat tidak mau bertugas di Kimaam,’’ katanya. 

Karena itu, dengan pengukuhan secara adat tersebut,  Bupati Romanus Mbaraka, berharap kepala distrik yang baru lebih betah  bersama masyarakat Kimaam. Karena  kepala distrik yang baru ini juga, jelas   dia, merupakan pilihan dari masyarakat.

‘’Kalau ada yang kurang, maka panggil dia dan beri nasihat. Masak tentara dan Polisinya bisa    betah di sini, tapi mengapa aparat sipilnya tidak.  Bupati tidak bisa  mengawasi terus. Nanti  jadi tukang sate. Karena  itu pengawasan melekat juga dair masyarakat dan  para tua-tua adat,’’ tandasnya.

Dominggus Benamen yang sebelumnya sebagai Sekretaris Distrik Kimaam dilantik sebagai Kepala Distrik Kimaam menggantikan Yosafat Fotanaba. (02/mcmerauke/Kus) 

Terakhir diperbarui: