Kabupaten Merauke, Papua Selatan
Pojok Merauke

Ketua Bhayangkari Polda Papua Berikan Bantuan Korban Kebakaran

AAdmin Portal
2,976 views
2 menit baca
Bagikan:
Ketua Bhayangkari Polda Papua Berikan Bantuan Korban Kebakaran

Merauke, InfoPublik- Ketua Bhakangkari Polda Papua , Ny. Yekti Yotje Mende bersama jajaran  pengurus Bhayangkari Polda Papua  mengunjungi korban kebakaran Barak Brimob di  Kompleks Brimob Merauke, Rabu,  (8/4).

Ketua Bhayangkari Polda Papua yang datang  dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia sekitar pukul 09.10 WIT bersama rombongan dari  Pengurus Bhayangkari Polda Papua itu, berada di Merauke hanya sekitar  satu jam.

Pengurus tersebut turun dari pesawat langsung menuju Mako Brimob Merauke,   selanjutnya menyerahkan bantuan. Setelah itu  langsung balik dengan menggunakan Pesawat Garuda  atau pesawat  yang digunakan sebelumnya tanpa istirahat.

Lokasi tempat kebakaran, ibu-ibu bhayangkari baik dari Polres Merauke maupun  Brimob Merauke serta korban kebakaran barak Brimob tersebut  sudah menunggu kedatangan Ketua Bhayangkari Polda Papua dan jajarannya itu.

‘’Jangan dilihat  dari besar kecilnya bantuan. Tapi ini  sebagai bentuk kepedulian  kami,’’  kata Ny. Yekti Yotje Mende, sambil menyerahkan   bantuan uang  dari Satuan Brimob  Polda Papua sebesar Rp 30 juta, dari Pengurus Bhayangkari Polda Papua Rp 25 juta  dan dari Kapolda sebesar Rp 10 juta yang diterima Danki Brimob Merauke bersama Ketua Bhayangkari Ranting Brimob Merauke.

‘’Tolong ini diberikan kepada korban  kebakaran. Tolong ini dibagi secara merata kepada masing-maisng keluarga yang mengalami musibah kebakaran itu,’’ pintanya  yang dijawab siap oleh Danki Brimob  AKP ,Fredinand Pipa.

Selain uang tunai,   juga serahkan beberapa koli pakaian layak pakai yang masih terbungkus  dalam karton. ‘’Pakaian ini tidak baru, tapi masih layak    untuk dipakai. Kiranya dapat membantu  saudara-saudara yang  mengalami musibah kebakaran,’’ harapnya.

Satu barak yang terbakar tersebut membuat empat kepala keluarga   dari anggota Brimob tersebut  harus kehilangan pakaian dan barang-barang yang dikumpulkannya selama ini termasuk   sekitar 12 anggota yang masih bujang yang menempati tiga pintu dari barak tersebut. (02/MC.Merauke)

Terakhir diperbarui: