Kabupaten Merauke, Papua Selatan
Berita

KPA Merauke Gelar Renungan AIDS Nusantara dan 23 Tahun Penanganan HIV-AIDS

AAdmin Portal
3,052 views
2 menit baca
Bagikan:
KPA Merauke Gelar Renungan AIDS Nusantara dan 23 Tahun Penanganan HIV-AIDS

Merauke, InfoPublik-   Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Merauke bersama  lembaga swadaya masyarakat peduli HIV-AIDS menggelar renungan Aids Nusantara dan refleksi 23 tahun penanganan HIV-AIDS di Kabupaten Merauke, di lapangan KPG Khas Papua Merauke, Jumat (23/5).

Renungan AIDS Nusantara dan refleksi 23 tahun penanganan HIV-AIDS di Merauke ini diawali dengan penyalaan api unggun serta pengumpulan 1.000 tandatangan di kain  putih sepanjang 50 meter, serta  puisi.

Wakil  Bupati Merauke Sunarjo, S.Sos selaku Ketua Harian KPA Kabupaten Merauke, mengatakan, tantangan terberat adalah bagaimana melawan hawa nafsu pada setiap diri manusia. Karena di Papua, penyebaran virus HIV-AIDS  ini hampir 100 persen melalui  hubungan seksual.

‘’Virus HIV-AIDS ini tidak kelihatan secar kasat mata.  Manusia tidak miliki kemampuan untuk itu. Yang kita lawan, bukan HIV dan virusnya. Tapi tantangan yang harus kita lawan  ialah nafsu kita. Jika  hawa nafsu yang tidak terkendali maka virus itu dekat. Tapi ketika kita membentengi diri kita, barang itu jauh dan bahkan tidak akan pernah menyentuh kita,’’ katanya.

Wabup Sunarjo menyampaikan terima kasih kepada  seluruh pihak yang sudah memberikan kepeduliannya terhadap penanggulangan HIV-AIDS selama ini. Karena menurut Sunarjo, melawan sesuatu yang tidak  terlihat secara kasat mata berupa virus HIV-AIDS tersebut jauh lebih sulit dibandingkan dengan membangun sarana fisik seperti gedung atau jalan raya.

Karena  membangun bangunan fisik, jika uang ada maka sudah pasti akan jadi. Tapi mebangun kekuatan diri, meyakinkan  teman, orang lain dan keluarga itu jauh lebih susah. ‘’Pasti butuh kepedulian, keihlasan dan kesabaran. Yang sabar bisa sukses. Yang tidka sabar pasti melewati berbagai   kesulitan,’’ katanya.

Karena itu, kepada generasi muda yang ada sekarang sebagai etafet pembangunan Merauke masa mendatang, Wabup Sunarjo  mengajak dan berharap  untuk terus meningkatkan iman dan taqwa dengan membentengi diri dari pengaruh negative dan mengisi hidup ini dengan hal-hal yang positif.

Sementara itu, sejak virus  HIV-AIDS ini ditemukan   tahun 1992 lalu, maka jumlah penderita  HIV-AIDS secara kumulatif lebih dari 1.600 penderita  dimana  303 penderita diantaranya adalah ibu rumah tangga.  (02/mcmerauke/Kus)

Terakhir diperbarui: