Kabupaten Merauke, Papua Selatan
Berita

Pendidikan Moral Dan Etika Harus Diterapkan Disemua Bidang Studi

AAdmin Portal
2,523 views
2 menit baca
Bagikan:
Pendidikan Moral Dan Etika Harus Diterapkan Disemua Bidang Studi

Terkait Peringatan Harkitnas  yang ke 104 Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Merauke Vincetius Mikeuw,S.Sos kepada sejumlah wartawan mengatakan  bahwa penerapan nilai-nilai  etika dan moral oleh para orang tua di rumah kepada siswa dinilai masih kurang, sehingga kedepan hal itu harus dimasukan  kembali dalam bidang studi PPKN, Sejarah dan juga bidang studi lainya.

Sementara untuk mata pelajaran PKKN dan agama yang dinilai jam pelajaranya cukup sedikit seminggu sekali, hal itu tidak cukup untuk memberikan penerapan  terkait nilai-nilai etika dan moral yang diterima oleh pelajar harus lebih ditingkatkan dan diperbanyak karena ini merupakan bekal untuk masa depan.

Ia juga menjelaskan semua pelajaran itu tergantung pada kurikulum nasional  yang tidak bisa di rubah-rubah  sesuai keinginan kita , namun semuanya tergantung pada dinas terkait yang berkerjasama dengan pihak lain. “ Untuk membuat kurikulum yang baik  bagaimana pendidikan di daerah ini ada Pendidikan Moral  Pancasila dimasukan ke dalam bidang-bidang studi lainya” ungkap Viencentius.

Sehingga menurut Vincentius bidang study tersebut sudah sejak awal telah diberikan hanya saja pada zaman reformasi  ini secara berlahan hal itu hilang terutama dalam hal pendidikan moral dan etika disetiap bidang studi. Hal itu terbukti dengan tidak adanya pendidikan moral dan etika maka sering sekali terjadi pemberontakan terhadap pemimpin daerah bahkan Negara.

Karena kurangnya pendidikan moral dan etika  kita sendiri yang memilih untuk menghina, mencaci dan menghujat  karena tidak melakukan apa yang dikehendaki oleh masyarakat. Kondisi itu terjadi karena tidak adanya dasar pendidikan terkait moral, etika apalagi ras nasional dalam dirinya. “ Oleh sebab itu bila kita ingin kembali maka kita harus  belajar dari pengalaman-pengalaman yang lalu pada zaman orde baru jadi yang perlu dilakukan ialah bagaimana kita bisa menjadi generasi muda yang berfikir pasitif” tegas Vincentius

Terakhir diperbarui: