Polres Merauke Turunkan 250 Personil Amankan Idul Fitri
Merauke, InfoPublik - Dalam rangka memberikan pengamanan Idul Fitri, Polres Merauke akan menurunkan sedikitnya 250 personil yang merupakan gabungan dari Polri, TNI, Perhubungan, Satpol PP, SAR dan instansi terkait lainnya.
‘’Untuk Operasi Ketupat Matoa ini, kami libatkan 250 personil yang merupakan gabungan dari Polri, rekan-reman TNI dan intansi terkait,’’ kata Kapoires Merauke AKBP Sri Satyatama, SIK seusai memimpin apel gelar pasukan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1436 H, Kamis (9/7) kemarin.
Menurut Kapolres, titik pengamanan akan dilakukan di 4 titik Pos Terpadu yakni di Lingkaran Brawijaya (Libra), Pelabuhan, Bandara dan Semangga. Pos di Semangga tersebut untuk mengantisipasi pada hari lebaran kedua, dimana hampir semua warga silaturahmi ke wilayah lokasi transmigrasi.
Selain pos terpadu tersebut, jelas Kapolres, pengamanan juga dilakukan pada tempat-tempat yang digunakan untuk Shalat Idul Fitri nanti termasuk seluruh masjid untuk shalat tarawih selama bulan puasa.
Terkait dengan itu, Kapolres mengimbau seluruh masyarakat Merauke apabila meninggalkan rumah agar kompornya dicek apakah sudah dimatikan atau belum. Termasuk jika menyalakan obat nyamuk untuk dimatikan. Sebab, berkaca dari sejumlah kejadian selama ini saat ditinggal Shalat Idul Fitri atau Taraweh banyak rumah yang terbakar.
‘’Ketika akan meninggalkan rumah, harus dipastikan apakah kompor sudah dimatikan atau belum. Saat keluar rumah, jangan lupa kunci semua pintu keluar,’’ himbaunya.
Begitu juga bagi yang menggunakan sepeda motor ketika memarkir sepeda motor tersebut untuk dikunci dan kunci kontaknya dicabut. ‘’Karena kebiasaan masyarakat Merauke meski hanya masuk ke toko sebentar tapi kunci motornya tidak dicabut dari motor. Dan itu sangat rawan dibawa lari orang,’’ katanya.
Sementara itu, saat membacakan amanat Kapolri, menjelaskan, operais Ketupat ini merupakan operasi kemanusiaan. (02/mcmerauke/Kus)