Kabupaten Merauke, Papua Selatan
Berita

Proyek Penanaman Jahe di Kampung Yanggandur Alami Kegagalan

AAgustina Koliludjur
2,828 views
2 menit baca
Bagikan:
Proyek Penanaman Jahe di Kampung Yanggandur Alami Kegagalan

Merauke, InfoPublik - Proyek penanaman jahe bagi setiap rumah tangga di Kampung Yanggandur, Distrik Sota,  tahun 2013 ini mengalami kegagalan, karena jahe yang ditanam pada musim kemarau tersebut sebagian tidak tumbuh akibat musim panas yang berkepanjangan.

“Di belakang sekolah, kami tanam seluas 1 ha tapi tidak ada yang tumbuh. Memang  waktu itu, pernah  1 kali hujan, tapi setelah itu tidak pernah hujan lagi,” kata Kepsek SD YPPK St Fransiskus Xaverius Yanggandur Emerikus Reyaaan, kepada Media Center,   di Kampung Yanggandur, Selasa (3/12).

Menurut Emerikus,  yang tumbuh baik hanya jahe yang ditanam di bawah pohon. Sedangkan  yang ditanam di tanah lapang, semuanya mengalami kegagalan karena tidak tumbuh. “Semuanya bantuan Pemerintah, mulai  dari pengolahan lahan sampai penyediaan bibit,” jelasnya.

Tentang   kegagalan tanaman jahe tersebut diakui Kepala Kampung Yanggandur Yulius Gelambu. Menurutnya,  kegagalan ini lebih disebabkan karena pengaruh iklim panas saat penanaman jahe tersebut yang dilakukan di bulan Juli-Agustus lalu.  ‘’Periode itu sedang panas-panasnya. Tidak ada hujan lagi  sehingga jahe yang kita tanam di areal  terbuka memang tidak tumbuh,’’ katanya.

Sementara persediaan air untuk menyiram bibit jahe yang telanjur ditanam tersebut tidak bisa dilakukan warga karena masyarakat sendiri kesulitan mendapatkan air. “Untuk pakai minum  dan mandi saja, kita sangat kesulitan mendapatkan apalagi   untuk pakai menyiram tanaman,” katanya.

Diakui Yulius Gelambu, setiap  rumah tangga pekarangannya telah diolah baik di belakang rumah maupun depan  untuk ditanami bibit jahe. Luasnyapun bervariasi, ada  yang  20 x 20 meter, ada yang  luasnya 20 x 50 meter dan sebagainya.  “Sebagian besar memang tidak tumbuh. Kecuali yang  ditanam di areal pekarangan itu bisa tumbuh karena ada pohon,”  katanya.  

Menurut Yulius Gerambu, jika  bibit jahe tersebut ditanam mulai Januari – Februari, maka bisa tumbuh karena sudah masuk musim hujan dan diperkirakan Juli-Agustus 2014 sudah bisa panen. (02/mcmerauke/toeb)  

Terakhir diperbarui: