Kabupaten Merauke, Papua Selatan
Berita

Puncak Peringatan Hari Kartini Merauke Digelar Di Kampung Onggaya-Naukenjarai

AAdmin Portal
3,156 views
3 menit baca
Bagikan:
Puncak Peringatan Hari Kartini Merauke Digelar Di Kampung Onggaya-Naukenjarai

Merauke, InfoPublik - Untuk keempat kalinya berturut-turut  puncak peringatan  Hari Kartini tidak lagi dilaksanakan di dalam Kota, tetapi  di luar kota atau di kampung sesuai dengan visi misi pembangunan Kabupaten Merauke yang dimulai dari kampung menuju kota. Pada  peringatan Hari Kartini ke-136 tahun 2015, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) memilih Kampung Ongaya sebagai puncak peringatan  hari Kartini,  Selasa, (28/4).

Halaman SD YPK Onggaya, Distrik Naukenjerai mendadak ramai. Sebuah tenda di pasang di tengah lapangan sekolah.  Dan di bawah tenda itu digelar tikar dari tenda plastik. Para ibu-ibu dengan kompak menggunakan kebaya dari berbagai organisasi wanita  di Merauke itu, duduk bersila dibawa tikar  plastik tersebut. Di deretan  paling depan, tampak wakil Bupati Merauke  Sunarjo, Ketua DPRD Merauke Kanisia Mekiuw,  SH, Wakil ketua II DPRD Merauke Ir. Drs Benjamin Latumahina dan sejumlah pejabat lainnya juga duduk bersila dengan mata tertuju kedepan podium sambil sekali-kali  terseyum.

Sekali-kali suara teriakan tawa saat menyaksikan  sejumlah ibu-ibu dari Kampung Onggaya, Tomer, Tomerau dan  Kuler tampil berlenggak lenggok di atas cat walk. Dengan menggunakan baju kebaya pula, belasan ibu-ibu di kampung itu  sedang mengikuti lomba fashion show, salah satu kegiatan yang dilaksanakan  oleh panitia Peringatan Hari Kartini  ke-136 tahun 2015.  Meski di kampung,  tapi ibu-ibu tersebut  tak kalah dengan ibu-ibu yang ada di kota dalam hal berdandan termasuk saat berlengak-lenggok di atas cat walk.

Kepala Distrik Naukenjerai Koman Sitorus, S.Sos, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan dipilihnya Kampung Onggaya sebagai tempat penyelengara  puncak peringatan Hari Kartini ke-136 tersebut. ‘’Ini akan memberikan   motivasi kepada semua mama-mama yang ada di kampung Distrik Naukenjerai apalagi dengan adanya lomba fashion show untuk lebih berani lagi tampil di depan umum dan kegiatan-kegiatan lainnya,’’ kata  Kadistrik.

Kepada kartini-kartini yang ada di Distrik Naukenjerai tersebut,   Koman Sitorus mengharapkan untuk terus meningkatkan kemampuannya  agar bisa sejajar dengan kartini-kartini yang tinggal di kota. ‘’Karena  dengan kemampuan meningkat maka bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga sesuai dengan tema kita dengan semangat Kartini  kita optimalkan peran perempuan  dalam meningkatkan kualitas hidup kekeluargaan,’’ katanya.

Ketua Gabungan Organisasi    Wanita (GOW) Brigita Mekiuw  menyampaikan rasa bangganya atas kartini-kartini  masa sekarang yang mampu  berbicara dan mengambil peran  di semua bidang baik di eksekutif maupun di dunia politik.  Bahkan di Merauke , kata  Brigita, sejumlah  wanita

Jabatan dan peranan yang lebih tinggi dari sebagian kaum pria.  ‘’Ini  menunjukan bahwa bangsa kita khususnya kaum perempuan benar-benar menyadari betapa pentingnya peranan dan kemampuan wanita dalam menengakan kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat,’’ katanya.

Wakil Bupati Sunarjo , RA Kartini   berjuang berbeda dengan sejumlah Srikandi Indonesia lainnya  dimana Kartini memperjuangkan  emansipansi wanita untuk sejajar dengan laki-laki melalui jalur pendidikan. Sedangkan  wanita lainnya seperti  Cut Mutiah,  Cut Din, Christina Marta Tihahu dan perempuan-perempuan lainnya berjuang lewat gaya laki-laki dengan mengangkat senjata dan berjuang di medan tempur. 

Perempuan ini (Kartini) dalam kamar berpikir, menulis kemudian bermuat dan tidak banyak diketahui orang memperjuangkan bagaimana wanita bisa sekolah. Wanita bisa sekolah. Itu saja yang diperjuangkan. Tapi saya bangga dan kita semua bangga  karena perjuangan kartini tersebut  telah mengangkat 2 wanita di Merauke sebagai pimpinan  DPRD Merauke, yakni Ketua DPRD dan Wakil Ketua I DPRD Merauke,’’ kata Wabup Sunarjo. 

Untuk itu, Wabup Sunarjo berpesan kepada  mama-mama yang ada tinggal di kampung –kampung untuk terus mendorong anak-anak mereka tak terkecuali anak perempuan untuk sekolah. (02/MC.Merauke/Eyv)

Terakhir diperbarui: