Merauke, InfoPublik – Bupati Merauke Frederikus Gebze, SE, M.Si mengajak seluruh warga Merauke untuk selalu menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan.   Sebab kebersihan itu itu akan menunjukan jati diri dan keimanan seseorang. 

Ajakan ini disampaikan Bupati  Frederikus Gebze ini seusai meninjau Pasar Mopah di mana di bagian belakang dari Pasar tersebut terjadi tumpukan dan berserakan, dan seusai memungut puntung rokok yang dibuang  di sekitar kios areal Bandara Mopah Merauke.

Menurut  Bupati, jika seseorang memiliki iman, maka  kebersihan akan menjadi contoh baik etika dan ahlak moral.

‘’Jadi kebersihan itu pangkal sehat dan pangkal pandai. Maka manusia-manusia sejati di tanah Marind yang  datang, tinggal dan berusaha  di negeri ini. Sebagai Bupati Merauke meminta untuk menjaga Tanah Animha untuk tidak dikotori melalui sampah. Mungkin sisa rokok dan pinang. Sisa sampah yang berserakan dan  jangan  mengotori Bumi Animha sebagaimana dirimu sendiri,’’ katanya.

Ia  mengajak untuk benar-benar menjaga Bumi Animha ini sebagai kota Persatuan Indoensia dan yang telah dicanangkan sebagai Kota Kawasan Agro Pertanian Terpadu (Karpet) Merah di mana kota yang mengedepankan etika,  budaya dan adat istiadat orang Marind dan menjadi contoh dan teladan untuk dijaga di bumi Animha. 

‘’Sekali lagi, saya himbau dan harapkan untuk tidak buang sampah di fasilitas-fasilitas umum seperti  pasar, rumah sakit , sekolah,  perkantoran, toko-toko, di jalan. Semua harus dijaga kebersihan dan keindahannya.  Kalau kota bersih dan indah, maka  tentunya penyakit akan jauh dari kita, tidak ada banjir, kebakaran dan kerusakan lainnya karena manusianya mempunyai naluri kesadaran dan naluri kebaikan. Manusianya punya naluri rasa tanggung jawab tinggal di bumi Animha,’’ jelasnya. 

Bupati Frederikus Gebze juga mengajak warga untuk tanam bunga  di pekarangan  rumah dan tempat-tempah umum   sehingga terlihat indah dan asri.  (02/mc/mrk/AHK/Kus)