Kabupaten Merauke, Papua Selatan
Berita

Tim 13 Ekspedisi Patriot IPB Latih Kelompok Tani Dwitrap dan PKK Kampung Tambat Urus Legalitas Produk Sagu

IIrma MayaSari
25 views
3 menit baca
Tim 13 Ekspedisi Patriot IPB Latih Kelompok Tani Dwitrap dan PKK Kampung Tambat Urus Legalitas Produk Sagu
Bagikan:
Tim 13 Ekspedisi Patriot IPB Latih Kelompok Tani Dwitrap dan PKK Kampung Tambat Urus Legalitas Produk Sagu

Tim 13 Ekspedisi Patriot (TEP) IPB University membekali anggota Kelompok Tani Dwitrap dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kampung Tambat, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke pelatihan pelatihan pengurusan izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan sertifikasi halal produk sagu, Rabu (9/9/2026). 

Dalam pelatihan tersebut, Tim 13 Ekspedisi Patriot IPB menghadirkan narasumber Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda Ruri Yulianti dari Loka POM Kabupaten Merauke dan Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Merauke Rudy. 

Koordinator Lapangan Tim 13 Ekspedisi Patriot IPB University, Muhamad Husni Tamami menjelaskan bahwa pelatihan pengurusan izin BPOM dan sertifikasi halal diselenggarakan untuk memastikan produk sagu Dwitrap memiliki daya saing yang tinggi, aman dikonsumsi, dan siap menembus pasar yang lebih luas.

"Fokus kami bukan cuma soal produksi, tapi bagaimana produk sagu olahan Kelompok Tani Dwitrap dan ibu-ibu TP PKK ini memenuhi standar keamanan pangan. Punya izin BPOM dan sertifikasi halal adalah kunci utama agar konsumen makin percaya," kata Husni.

Husni berharap, melalui pendampingan izin BPOM dan sertifikasi halal, anggota Dwitrap dan TP PKK Kampung Tambat bisa mengelola potensi sagu dengan lebih percaya diri dan memiliki kepastian hukum atas produk yang mereka hasilkan.

"Kami melihat semangat yang besar dari warga Kampung Tambat. Pembekalan ini merupakan langkah awal agar usaha olahan sagu mereka bisa naik kelas, keluar dari skala lokal, dan mampu bersaing di pasar modern," tandasnya.

Perwakilan Ketua TEP IPB komoditas sagu Muhammad Iqbal Nurulhaq menekankan pentingnya pemenuhan jaminan keamanan serta kehalalan produk sebagai langkah utama untuk memperluas jangkauan pemasaran olahan sagu agar tidak terbatas di pasar tradisional saja.

"Melalui pelatihan ini, kami mengajak masyarakat aktif belajar dan bertanya agar potensi sagu di Kampung Tambat dapat terkelola dengan baik, memberikan manfaat keberkahan, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal secara berkelanjutan," katanya.

Kepala Kampung Tambat Samuel Heremba dalam sambutannya menyampaikan apresiasi besar kepada TEP IPB yang telah membekali anggota Dwitrap dan TP PKK dalam mengurus izin BPOM dan sertifikat halal produk sagu. Ia menekankan pentingnya pemahaman mengenai aturan perizinan bagi masa depan usaha masyarakat. 

Kegiatan Pelatihan Pengurusan Izin BPOM dan Sertifikasi Halal Produk Sagu merupakan bagian dari pendampingan berkelanjutan oleh Tim 13 Ekspedisi Patriot IPB di Kampung Tambat. Setelahnya, tim akan mendampingi anggota Dwitrap dan TP PKK Kampung Tambat dalam pelatihan pembuatan mi, beras analog, dan gula cair dari sagu. (*)

Kata kunci: Sagu, TEP IPB University, Tim Ekspedisi Patriot

Sumber: Tim 13 Ekspedisi Patriot IPB

Terakhir diperbarui:

Komentar

Tinggalkan komentar Anda

Komentar akan ditinjau terlebih dahulu sebelum ditampilkan.

Komentar (0)

Memuat...