Kabupaten Merauke, Papua Selatan
Berita

Wakil Bupati Merauke Harapkan Transportasi Jalur Selatan Dibuka

AAdmin Portal
2,467 views
2 menit baca
Bagikan:
Wakil Bupati Merauke Harapkan Transportasi Jalur Selatan Dibuka

Wakil Bupati  Merauke Sunarjo, S.Sos, mengharapkan kepada para penyedia jasa transportasi baik yang dikelola oleh Pemerintah maupun swasta untuk membuka transportasi jalur bagian Selatan Papua mulai dari Maluku Tenggara,  Maluku Tenggara Barat, NTT, NTB, Bali sampai Surabaya dan Jakarta. Sebab, jalur tersebut selama  ini belum pernah dibuka khususnya untuk transportasi udara.

Bahkan, kapal milik Pelni yang sebelumnya  melalui jalur Selatan tersebut dalam beberapa tahun terakhir tidak lagi melewati jalur tersebut. Padahal dari  masyarakat  Merauke adalah warga Indonesia asal daerah-daerah tersebut. 

Dengan tidak adanya jalur tranportasi jalur Selatan tersebut, membuat  warga asal daerah tersebut mengalami kesulitan saat pulang untuk menjeguk keluarganya karena harus putar melalui jalur utara dengan tambahan biaya. Saat ini, baik  kapal penumpang maupun penerbangan semuanya melalui jalur Utara baik penerbangan maupun kapal laut. ''Kami harapkan jalur Selatan itu dibuka dengan adanya sarana transportasi apakah penerbangan atau kapal untuk semakin menyatukan kekeluargaan kita,'' kata Wabup Sunarjo, pada upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional ke-66 sekaligus Halal Bihalal Keluarga  Besar Perhubungan di Merauke, Sabtu (17/9).

Wabup Sunarjo juga memberikan apresiasi kepada insan perhubungan yang tetap konsisten melaksanakan tupoksinya, terutama dikala  hari raya seperti lebaran dan natal,  petugas perhubungan tetap melaksanakan tugasnya meski semua orang harus berhari raya.

Dikatakan, Pemkab Merauke  dengan gerakan membangun kampungnya yang berarti pembangunan di mulai dari Kampung. ''Satu hal yang menjadi perhatian dari kita semua saat ini terkait keterisolasian dan  ketertinggalan serta kemiskinan yang terjaid di kampung. Ini akan kita  bisa atasi apabila transportasi dan informasi dari kampung-kampung ke kota  sudah lancar dan aman,'' terangnya. 

Artinya, selain pembangunan infrastruktur  jalan darat untuk menghubungkan kampung-kampung tersebut dengan kota, juga intrastruktur   air dan udara.

(sumber: cenderawasihpos)

Terakhir diperbarui: