
Resmikan Fasilitas RS Bunda, Apolo Ajak Semua Pihak Kerjasama Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan
Merauke - Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengajak semua pihak meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang disampaikan dalam acara Peresmian Gedung St. Maria dan Gedung St. Yosef Rumah Sakit Bunda Pengharapan Merauke, Selasa (25/3/2025).
Gubernur Apolo mengajak seluruh pihak yang terlibat terus bekerjasama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, memberikan pelayanan empati dan penuh kasih sayang kepada setiap pasien.
Menurutnya, salah satu indikator penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat adalah dengan memastikan kesehatannya terjaga dengan baik, terutama pelayanan kesehatan ibu dan anak yang berdampak besar bagi generasi
"Dengan diresmikannya gedung kamar bersalin dan perinatologi ini, kami yakin bahwa Rumah Sakit Bunda Pengharapan semakin mampu memberikan layanan yang baik, aman, dan nyaman bagi ibu hamil, ibu bersalin bagi bayi yang membutuhkan perawatan khusus," kata dia.
Gubernur Apolo menyebut peresmian bukan hanya sebagai simbol dari kemajuan fasilitas kesehatan tapi juga sebagai bentuk perhatian terhadap peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
"Saya percaya bahwa dengan fasilitas yang lebih memadai ini, rumah sakit Bunda Pengharapan Merauke akan menjadi pusat layanan kesehatan yang mampu memberikan harapan lebih baik bagi masyarakat di Papua Selatan," ujarnya.
Gubernur Apolo menegaskan, pimpinan BPJS Kesehatan diharapkan kerjasama yang baik agar semua masyarakat yang mengikuti jaminan kesehatan ini dapat dimudahkan pelayanan administrasinya.
Selain itu, BPJS Kesehatan juga diharapkan bersama-sama dengan rumah sakit dan pemerintah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Kami mengajak seluruh pihak, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta pemerintah distrik dan kampung sama-sama membantu mengadministrasikan data penduduk masyarakat,"ujar dia.
Dengan demikian mereka dapat mengurus semua kebutuhan, baik kesehatan, pendidikan,perekonomian rakyat dan kebutuhan administrasi lainnya dengan baik.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta Herlina Rahanggiar menjelaskan fasilitas gedung yang dibangun berlantai satu dengan total luas 540 meter persegi dengan rincian panjang bangunan 36 meter, lebar 15 meter.
Terbagi dalam dua bagian yakni ruang bersalin dan ruang perawatan. Ruang bersalin terdiri dari enam tempat tidur dan ruang perawatan terdiri dari 21 tempat tidur.
Anggaran yang digunakan untuk membiayai dua gedung tersebut dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Papua Selatan sebesar Rp 7 miliar lebih.
"Kami harapkan dua bangunan ini bisa dapat digunakan dengan baik," tandasnya.(Get)